10 JAM TEROMBANG-AMBING DI LAUT 2 NELAYAN JAMBULA DIEVAKUASI

TERNATE - Musim penghujan yang masih melanda Kota Ternate dan sekitarnya kembali menimbulkan musibah. Sabtu 17 Juni 2017, Basarnas Ternate menerima 2 laporan kondisi yang membahayakan jiwa manusia. Salah satunya menimpa kapal nelayan rute Ternate-Kayoa yang mengalami mati mesin akibat terjangan ombak di perairan Pulau Moti - Makian).

Pukul 09.30 WIT, Petugas Com Centre Basarnas Ternate menerima laporan dari Bpk. Abd. Rahman Karim (Petugas Bag. Keselamatan Pelayaran Perhub) bahwa pukul 09.05 WIT 1 unit Kapal kayu berukuran 16 meter, warna dasar biru dengan POB 7 orang mengalami mati mesin pada posisi 00° 29’ 00” N - 127° 25’ 00” E (Perairan P.Moti – Makian).

Pada pukul 09.50 WIT, Kakansar Ternate selaku SMC segera mengerahkan KN SAR 237 Pandudewanata dengan 10 personil untuk melakukan proses pencarian terhadap kapal kayu tersebut. “Proses pencarian terhadap kapal kayu yang mengalami mati mesin terkendala oleh cuaca yang buruk. Jarak pandang (visibilty) cukup pendek, kami hanya dapat berkomunikasi dengan Nahkoda kapal melalui Radio. Namun, Alhamdulillah pukul 13.03 WIT tim dilapangan berhasil menemukan dan mengevakuasi kapal tersebut di perarian Pulau Mare – Makean dengan selamat. Langsung kami evakuasi menuju Pelabuhan Goto, Tidore”. Ucap beliau.

Dengan berhasil ditemukannya kapal kayu beserta seluruh abk kapal tersebut, maka Operasi SAR 1 unit Kapal yang mengalami mati mesin di Perairan Pulau Moti – Makean ditutup.

Link Terkait
PEJABAT